• HANCURNYA DUNIA SEMAKIN CEPAT, PENYEBABNYA OLEH SIAPA ???



    “Telah nyata kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali .” . Di tengah hiruk pikuknya pembangunan dunia sekarang ini kita dihadapkan pada kenyataan bahwa pembangunan secara langsung maupun tidak mengharuskan timbulnya kehancuran di sisi lain. Tuntutan yang besar dari pembangunan terhadap ketersediaan bahan baku dan sumber daya alam telah mendorong banyak anak manusia utk melakukan pengrusakan di belahan lain dari bumi ini demi mengambil keuntungan sesaat dari pembangunan itu. Lihatlah bagaimana hutan-hutan ditebangi pohon-pohonnya utk sekedar mendapatkan kayu yang indah dan kuat utk memenuhi selera pembangunan tanpa menghiraukan akibat yang akan menimpa lingkungan. Bahkan sudah banyak yang merasakan akibatnya mulai dari tanah longsor banjir dan sebagainya. Juga ada pembakaran hutan sebagai cara murah utk membuka lahan tanpa mempedulikan kehidupan orang lain yang terganggu oleh asap yang tebal baik kesehatan masyarakat kegiatan perekonomian dan kepentigan umum lainnya. Pembangunan itu penting namun melindungi diri dari ketamakan pembangunan itu lebih penting. Pembangunan harus dilanjutkan dengan tetap menjaga alam dan lingkungan dari pengrusakan. Logikanya adl bahwa membangun sambil merusak sama dengan nol. Banyak lagi kehancuran yang ditimbulkan oleh ulah manusia yang rakus dan bodoh. Banjir yang melanda kita beberapa saat yang lalu juga merupakan akibat perbuatan kita yang suka menjadikan got-got dan saluran pembuangan air sebagai tempat sampah. Juga akibat perbuatan kita yang tak peduli dengan kelestarian sungai sebagai saluran utama bagi air hujan. Kehancuran-kehancuran yang ditimbulkan kerusuhan dan demo-demo juga tidak sedikit. Sementara di lautan ketamakan manusia juga menimbulkan kerusakan yang tak sedikit mulai dari penghancuran terumbu karang penggalian pasir laut tumpahan minyak perburuan dan penangkapan ikan-ikan yang tak mengenal batas telah menimbulkan kesengsaraan pada sebagian ummat manusia serta kerusakan alam. Udara juga tak ketinggalan terkena kerusakan bolongnya ozon sedikit demi sedikit telah menimbulkan berbagai efek yang tak pernah ada sebelumnya yang ditimbulkan oleh radiasi sinar matahari yang tak lagi disaring oleh ozon. Lalu timbullah ketakutan pada sebagian bangsa akan habisnya riwayat bumi ini lalu mereka mulai memikirkan dan membuat stasiun-stasiun angkasa sebagai tempat mengungsi manusia jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Kerusakan dan kehancuran dalam kehidupan manusia dengan segala aspeknya juga lebih dahsyat. Pembunuhan massal mau pun tidak dekadensi moral ketamakan iri dan dengki telah mengantarkan manusia menuju derajat yang lebih rendah dari binatang ternak sekalipun.Lembaran ini tak akan cukup utk mengungkapkan semua kehancuran yang diakibatkan oleh perbuatan manusia di muka bumi ini baik laut mau pun darat. Untuk menanggulangi hal ini kita selalu meminta kesadaran dari semua orang yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung sayangnya kita tak pernah menyadari bahwa ketamakan dan kerakusan kita merupakan biang semua itu dan lagi pula kita tidak tahu bagaimana membentuk generasi yang sadar. Setiap hari generasi kita hanya dicekoki dengan segala keindahan dan kesenangan dunia sehingga membuat mereka lalai akan kewajiban mereka. Mereka hanya sibuk berpesta dengan segala kesenangan semunya. Seharusnyalah kita menyisihkan waktu utk merenungi segala perbuatan kita tiap harinya. Dengan begitu kita dapat melakukan evaluasi dini pada segala perbuatan yang akan merugikan dan merusak. Semoga Allah menunjuki kita jalan yang lebih baik.
    Perintah Allah kepada malaikat dan iblis utk sujud kepada Adam merupakan awal permusuhan iblis kepada manusia. Ia menolak perintah itu sehingga dihukum Allah. Namun iblis berjanji akan menyesatkan Adam dan keturunannya. Salah satu bentuk tipu daya adl berhasil menggoda Adam utk melanggar larangan Allah sehingga Adam dikeluarkan dari surga
    Allah subhanahu wa ta’ala ingin menampakkan penghormatan malaikat kepada kepada Nabi Adam secara lahir dan batin. Untuk itu Allahmj subhanahu wa ta’ala perintahkan para malaikat utk sujud kepada Nabi Adam alaihisholatu was sallam:
    “Sujudlah kepada Adam!”
    Hal ini merupakan penghormatan dan penghargaan kepada Nabi Adam alaihishalatu was sallam dan dlm rangka ibadah cinta dan taat kepada Allah subhanahu wata’ala serta tuduk kepada perintah-Nya. Segeralah para malaikat itu bersujud
    Namun iblis yang berada di tengah-tengah mereka yang tentu ikut serta mendapatkan perintah itu -iblis itu sendiri bukan dari golongan malaikat melainkan dari golongan jin yang diciptakan dari api- justru menyimpan kekafiran kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan kedengkian kepada Nabi Adam alaihishalatu was sallam. Kufur dan rasa dengki itu membuat iblis enggan sujud kepada Nabi Adam alaihishalatu was sallam. tidak cuma menunjukkan kesombongan iblis bahkan menyangkal perintah Allah subhanahu wa ta’ala dan mencela kebijaksanaan-Nya. Katanya:
    “Saya lebih baik darinya. Engkau ciptakan aku dari api dan Engkau ciptakan dia dari tanah.”
    Maka Allah katakan:
    “Wahai iblis apa yang menghalangimu utk sujud kepada apa yang telah Kuciptakan dengan dua tangan-Ku? Apakah engkau sombong ataukah engkau termasuk orang2 yang lebih tinggi?”
    Kekufuran kesombongan dan pembangkangan ini merupakan sebab terusir dan terlaknati Iblis. Allah subhanahu wa ta’ala katakan kepadanya:
    “Turunlah kamu dari surga karena kamu tidak sepatut menyombongkan diri di dlm mk keluarlah sesungguh kamu termasuk orang2 yang hina.”
    Iblis enggan tunduk dan bertobat kepada Tuhan bahkan menentang meremehkan dan bertekad bulat utk memusuhi Adam alaihishalatu was sallam beserta anak cucunya. Ia pun menyiapkan diri saat mengetahui bahwa diri telah ditetapkan menjadi makhluk yang sengsara selama-lamanya. Ia dengan ucapan dan perbuatan bersama bala tentara berikrar utk mengajak anak cucu Adam alaihishalatu was sallam agar menjadi golongan yang telah diputuskan utk tinggal di rumah kehancuran . Iblis nyatakan hal itu dengan mengatakan kepada Allah subhanahu wa ta’ala:
    “Wahai Rabbku berilah aku waktu sampai hari kebangkitan.”
    Iblis benar-benar meluangkan waktu utk menebar permusuhan di kalangan Adam alaihisholatu was sallam dan anak cucunya. mk tatkala hikmah Allah subhanahu wa ta’ala menuntut agar manusia mempunyai tabiat dan akhlak yang berbeda-beda mk Allah subhanahu wa ta’ala juga menentukan sesuatu yang menyebabkannya. Yaitu berupa cobaan dan ujian dan yang terbesar adl diberi iblis kesempatan utk mengajak anak Adam alaihishalatu was sallam kepada semua jenis kejahatan. mk Allah subhanahu wa ta’ala pun menjawab:
    “Sesungguh kamu termasuk orang2 yang diberi tangguh sampai pada hari yang telah di tentukan waktunya.”
    Iblis menyambut jawaban itu dengan menegaskan permusuhan kepada Adam alaihishalatu was sallam beserta anak cucu dan menegaskan maksiat kepada Allah subhanahu wa ta’ala katanya:
    “Karena Engkau telah menghukumku tersesat aku benar-benar akan mereka dari jalan-Mu yang lurus kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur .”
    Iblis mengucapkan itu berdasarkan sangkaan karena ia tahu benar tabiat anak Adam alaihishalatu was sallam. “Dan iblis telah membuktikan kebenaran sangkaan terhadap mereka lalu mereka mengikuti kecuali sebagian orang2 yang beriman.”
    Allah berikan iblis kesempatan utk melakukan perkara yang telah menjadi niatan pada Adam alaihishalatu was sallam dan anak cucunya. Allah katakan:
    “Pergilah siapa yang mengikutimu dari mereka mk jahannamlah balasan kalian semua sebagai suatu pembalasan yang cukup. Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukan berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak.”
    Yakni jika kamu mampu jadikanlah mereka orang2 yang menyeleweng dlm mendidik anak-anak mereka dengan didikan yang rusak dan dlm membelanjakan harta mereka kepada hal-hal yang mudharat juga dlm mencari harta dari yang tidak baik. Begitu pula ikut sertalah dengan mereka jika mereka makan minum dan berjima’ yakni ketika mereka tidak menyebut nama Allah subhanahu wa ta’ala. Juga perintahkanlah mereka utk tidak beriman dengan hari kebangkitan dan pembalasan dan agar mereka tidak melakukan kebajikan. Takut-takuti mereka dengan pembantu-pembantumu berikan kekhawatiran pada mereka ketika berinfak yang baik dengan kefakiran
    Kesempatan yang Allah berikan ini sesungguh demi sebuah hikmah dan rahasia yang besar. Sungguh engkau wahai musuh yang nyata tidak akan menyisakan sedikitpun dari kemampuanmu dlm menyesatkan mereka. Manusia yang jahat akan nampak kejahatan dan kejelekan dan Allah subhanahu wa ta’ala tidak akan mempedulikannya
    Adapun keturunan Adam alaihishalatu was sallam yang terpilih baik dari kalangan para nabi dan pengikut baik orang2 yang sangat jujur dlm beriman dan para wali-Nya mk Allah subhanahu wa ta’ala tidak akan menguasakan musuh ini atas mereka. Bahkan Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan di sekitar mereka pagar pelindung yang begitu kuat sebagai perlindungan dari Allah subhanahu wa ta’ala.
    Allah subhanahu wa ta’ala membekali dengan senjata yang tidak mungkin musuh bisa menandingi yaitu kesempurnaan iman dan tawakal mereka kepada Rabb-nya
    “Sungguh mereka tidak memiliki kekuatan atas orang2 yang beriman dan bertawakal kepada Rabb mereka.” .
    Juga Allah subhanahu wa ta’ala bantu mereka dlm menghadapi musuh yang nyata itu di antara dengan menurunkan kitab-kitab yang mencakup ilmu yang bermanfaat nasehat yang mengena yang memberi semangat utk melakukan kebajikan dan memperingatkan dari kejelekan. Selain itu Allah subhanahu wa ta’ala juga mengutus para Rasul yang membawa kabar gembira kepada mereka yang beriman kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan mentaati-Nya dengan pahala.
    Juga memperingatkan orang2 kafir yang mendustakan dan berpaling dari Allah dengan berbagai macam hukuman. Allah subhanahu wa ta’ala juga menjamin orang yang mengikuti petunjuk yang terkandung di dlm kitab-Nya yang dibawa oleh rasul-Nya tidak sesat semasa di dunia dan tidak sengsara kelak di akhirat tidak takut serta tidak tertimpa perasaan sedih
    Demikian juga Allah subhanahu wa ta’ala bimbing mereka melalui kitab dan para rasul-Nya kepada hal-hal yang bisa melindungi mereka dari musuh yang nyata ini. Allah subhanahu wa ta’ala pun menerangkan kepada hamba-Nya misi yang dibawa setan dan strategi dlm menjaring manusia ke dlm perangkapnya. Juga Allah subhanahu wa ta’ala bimbing mereka kepada jalan yang menyelamatkan mereka dari kejahatan setan dan fitnah dan membantu dengan bantuan yang di luar kemampuan mereka. Karena ketika mereka mengeluarkan segala daya upaya dan minta bantuan kepada Allah subhanahu wa ta’ala akan mudah bagi mereka jalan mana saja yang dituju
    Setelah itu Allah subhanahu wa ta’ala sempurnakan ni’mat kepada Adam alaihishalatu was sallam dengan menciptakan istri Hawa dari diri dan jenisnya. Ini dimaksudkan agar tercapai ketenangan dan tujuan-tujuan lain seperti pernikahan kebersamaan dan ada anak keturunan.
    Allah subhanahu wa ta’ala juga memperingatkan Adam dan istri utk berhati-hati dari setan karena sesungguh setan adl musuh bagi mereka berdua. Jangan sampai iblis mengeluarkan Adam dan Hawa dari surga Allah subhanahu wa ta’ala. Ketika itu Allah mempersilahkan mereka makan buah-buahan apa saja yang ada di dlm surga dan meni’mati segala keni’matan yang ada pada kecuali pohon tertentu. Allah subhanahu wa ta’ala katakan kepada mereka berdua:
    “Dan jangan kalian dekati pohon ini sehingga kalian menjadi orang2 yang dzalim.”
    “Sungguh kamu tidak akan lapar pada dan tidak telanjang dan sungguh engkau tidak akan dahaga pada dan tidak tertimpa panas matahari.”
    Maka kedua tinggal di surga selama dikehendaki Allah subhanahu wa ta’ala dengan segala keni’matannya. Akan tetapi musuh mereka berdua terus mengintai dan mencari kesempatan. mk ketika setan melihat senang Adam alaihishalatu was sallam di dlm dan keinginan yang besar utk tetap tinggal di dlm setan datang dengan cara yang lembut seolah seorang yang jujur sedang menasehati ia katakan:
    ‘Wahai adam apakah engkau mau kutunjukkan sebuah pohon yang jika kamu memakan kamu akan kekal di surga ini dan akan langgeng kerajaan ini serta tidak akan rusak’. Terus menerus ia rayu Adam alaihishalatu was sallam. Ia janjikan ia bisikkan ia berikan harapan dan seolah terus memberi nasehat padahal itu adl penipuan yang besar. Hingga setan pun berhasil menipu mereka berdua dan akhir kedua makan dari pohon terlarang itu. mk ketika makan terlepaslah pakaian mereka berdua sehingga terlihat aurat akhir kedua cepat-cepat mengambil daun-daun surga utk menutupi badan mereka yang telanjang sebagai pengganti pakaian mereka. Seketika itu pula nampak hukuman Allah subhanahu wa ta’ala atas maksiat yang mereka lakukan lalu Allah subhanahu wa ta’ala menyeru mereka berdua:
    “Tidakkah Aku telah melarang kalian berdua makan dari pohon ini dan Aku katakan kepada kalian berdua sungguh setan adl musuh yang nyata buat kalian berdua.” .
    Kemudian Allah tumbuhkkan pada hati mereka taubat yang sungguh-sungguh.
    “Adam memperoleh beberapa kalimat dari Robbnya.”
    Maka kedua berkata: “Wahai Rabb kami sungguh kami telah berbuat dzalim pada diri kami jikalau Engkau tidak mengampuni dan mengasihi kami benar-benar kami akan menjadi orang2 yang merugi.”
    Maka Allah terima taubat mereka dan Allah hapus dosa yang telah menodai mereka. Akan tetapi keluar dari surga jika mereka memakan dari pohon itu sudah menjadi keputusan yang pasti sehingga keluarlah mereka ke bumi yang kebaikan dicampuri dengan keburukan kesenangan dicampuri dengan kesusahannya
    Allah kabarkan kepada kedua bahwa Allah subhanahu wa ta’ala pasti akan memberikan cobaan pada kedua dan anak cucu serta orang2 yang beriman. Yang beramal shalih akan mendapatkan balasan yang baik sebalik yang mendustakan lagi berpaling akibat adl kesengsaraan yang abadi dan adzab yang kekal. Allah subhanahu wa ta’ala ingatkan anak cucu Adam akan hal itu kata-Nya:
    “Wahai anak Adam jangan sekali-kali kalian dapat ditipu oleh setan seperti telah mengeluarkan ayah ibu kalian dari surga ia tanggalkan pakaian kedua utk memperlihatkan kepada kedua aurat. Sesungguh ia dan pengikut melihat kamu dari seuatu tempat yang kamu tidak dapat melihat mereka.”
    Allah subhanahu wa ta’ala kemudian mengganti pakaian yang ditanggalkan oleh setan dari Adam dan Hawa dengan pakaian yang menutupi aurat mereka dan menghiasi mereka secara lahir. Juga dengan pakaiaan yang lebih baik dari itu yaitu pakaian ketakwaan yakni pakaian hati dan rohani dengan iman keikhlasan taubat dan hiasan dengan segala akhlak yang indah serta menanggalkan segala akhlak yang hina. Lalu Allah subhanahu wa ta’ala tebarkan dari Adam alaihishalatu was sallam dan istri anak turun yang banyak laki2 maupun perempuan di muka bumi. Allah ganti mereka generasi demi generasi utk dilihat oleh-Nya apa yang mereka lakukan
    Faedah yang dipetik:
    Allah subhanahu wa ta’ala jadikan kisah itu sebagai ibrah utk kita yaitu bahwa sesungguh sombong dengki dan ambisi merupakan akhlak yang berbahaya buat seorang hamba. Kesombongan dan kedengkian iblis membawa kepada apa yang kita lihat demikian juga keinginan kuat Adam alaihishalatu was sallam dan istri mengantarkan mereka memakan buah pohon itu. Kalaulah rahmat Allah subhanahu wa ta’ala tidak segera menyelamatkan sungguh perbuatan mereka itu akan menyampaikan kepada kebinasaan. Akan tetapi rahmat-Nya segera menyempurnakan yang kurang memperbaiki yang rusak menyelamatkan yang binasa dan mengangkat yang telah jatuh. 

    sumber: http://a2c5.wordpress.com/ dan http://sersan205.blogspot.com/

0 Coment:

Posting Komentar